Pertemuan Kedua.
Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat kembali bil. bulat pada garis bilangan dan mistar hitung.
Motivasi : Materi ini dapat membantu siswa dalam menyelesaikan kejadian sehari-hari.
Kegiatan Inti :
a. Guru memberikan contoh penjumlahan bil. bulat dan memperagakannya dengan mistar hitung dan garis bilangan.
b. Siswa diberi 1 soal, lalu mengerjakannya dengan mistar hitung dan garis bilangan.
c. Guru memberi 20 soal dengan 4 kelompok yang berbeda.
- Kelompok 1 : Penjumlahan bil bulat (+) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 2 : Penjumlahan bil bulat (+) dengan bilangan bulat (-)
- Kelompok 3 : Penjumlahan bil bulat (-) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 4 : Penjumlahan bil bulat (-) dengan bilangan bulat (-)
d. Guru memberikan contoh pengurangan bil bulat dengan mistar hitung dan garis bilang.
e. Siswa diberikan soal pengurangan, dikerjakan dengan mistar hitung dan garis bilang.
f. Guru memberi 20 soal dengan 4 kelompok yang berbeda.
- Kelompok 1 : Penjumlahan bil bulat (+) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 2 : Penjumlahan bil bulat (+) dengan bilangan bulat (–)
- Kelompok 3 : Penjumlahan bil bulat (–) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 4 : Penjumlahan bil bulat (–) dengan bilangan bulat (–)
Penutup :
Siswa dapat menyimpulkan :
1. - (+) + (+) = (+) 2. - (+) - (+) = (+) + (–) =
- (+) + (–) = (+), jika (+) > (–) - (+) - (–) = (+) + (+) = (+)
- (–) +(+) = (–), jika (+) < (–) - (–) - (+) = (–) + (–) = (–)
- (–) + (–) = (–) - (–) - (–) = (–) + (+) =
Pertemuan Ketiga.
Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat kembali perkalian bilangan cacah.
Motivasi : Materi ini dapat membantu siswa dalam menyelesaikan kejadian sehari-hari.
Kegiatan Inti :
a. Guru memberikan contoh perkalian bil. bulat.
b. Guru memberi 20 soal dengan 4 kelompok yang berbeda.
- Kelompok 1 : Perkalian bil bulat (+) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 2 : Perkalian bil bulat (+) dengan bilangan bulat (–)
- Kelompok 3 : Perkalian bil bulat (–) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 4 : Perkalian bil bulat (–) dengan bilangan bulat (–)
c. Guru memberikan contoh pembagian bil bulat.
d. Guru memberi 20 soal dengan 4 kelompok yang berbeda.
- Kelompok 1 : Pembagian bil bulat (+) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 2 : Pembagian bil bulat (+) dengan bilangan bulat (–)
- Kelompok 3 : Pembagian bil bulat (–) dengan bilangan bulat (+)
- Kelompok 4 : Pembagian bil bulat (–) dengan bilangan bulat (–)
Penutup :
Siswa dapat menyimpulkan :
1. - (+) x (+) = (+) 2. - (+) : (+) = (+)
- (+) x (–) = (+) - (+) : (–) = (+)
- (–) x (+) = (–) - (–) : (+) = (–)
- (–) x (–) = (–) - (–) : (–) = (–)
Pertemuan keempat.
Pendahuluan :
Apersepsi : Mengingat kembali himpunan bilangan kuadrat dan bilangan berpangkat tiga.
Motivasi : Materi ini berkaitan dengan materi berikutnya phytagoras, luas dan volume.
Kegiatan inti :
a. Dengan tanya jawab, siswa diminta memberikan contoh bilangan kuadrat.
b. Menyimpulkan bahwa bilangan kuadrat adalah bilangan yang berpangkat dua.
c. Dengan memperhatikan contoh penyelesaian soal, siswa dapat menentukan akar pangkat dua suatu bilangan dengan menghitung dan memperkirakan.
d. Dengan berpedoman pada bilangan berpangkat dua, siswa mengetahui makna bilangan berpangkat tiga.
e. Dengan memperhatikan contoh penyelesaian soal oleh guru, siswa dapat menentukan akar pangkat tiga suatu bilangan dengan cara pohon faktor.
f. Mengenal bilangan berpangkat dan akar pangkat ganjil bilangan bulat.
Penutup :
Dengan bimbingan guru, maka :
- Siswa menyimpulkan keseluruhan materi yang diajarkan.
- Siswa diberi PR.
Sabtu, 13 Februari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar